Mama cuma mau bilang

Posted On Desember 17, 2008

Filed under Renungan

Comments Dropped one response

Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula. Mengertilah,bersabarlah sedikit terhadap aku.

Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu,
ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.

Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku.
Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.

Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku.
Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?

Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tehnologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku.
Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap “mengapa” darimu.

Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku.
Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.

Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.

Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan.
Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku.

Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.

Catatan:
Renungan ini saya kutip dari salah satu page di Internet, entah siapa yang pertama kali menulisnya.

Amsal 31:29, Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua.

Kasih yang mendingin

Posted On November 17, 2008

Filed under Renungan
Tag: , ,

Comments Dropped one response

Adu Argumen. foto : http://www.ehow.com

Mendengar berita yang muncul akhir-akhir ini sering membuat ku bergidik. :( Bagaimana tidak demikian, munculnya pertengkaran antara anak dan ibu yang berkepanjangan, antara ipar dengan keluarganya, antara adik dan kakaknya, mutilasi Ibu SR yang terinspirasi oleh R sang penjagal. Ada yang menamakan agamalah untuk melegalkan anarkisme atau memakai senjata kekayaan dan dalil spiritual untuk memuluskan menikahi anak-anak dibawah umur dan banyak kasus lain yang tak terungkap media kembali menegaskan bahwa ternyata kasih itu benar-benar sudah dingin atau mungkin untuk sebagian orang sudah hilang sama sekali.

Mungkin apa yang ada di dalam pikiran mereka dan kebanyakan orang sekarang adalah bagaimana aku senang tanpa memperdulikan atau secara tidak sadar telah memutuskan hak orang lain untuk hidup, sekolah, damai, atau sekedar menikmati apa yang Tuhan karuniakan padanya sebagai mahluk hidup.

Bangunlah saudaraku, bangunlah dari  kekacauan ini. Sadarilah bahwa hidup kita hanya sebentar saja. Isilah dengan hal-hal yang positif dan dimintakan Tuhan pada kita sebagai mahlukNya. Saudaraku, tidak ada jalan pintas ke tempatNya yang indah. Apalagi dengan mengorbankan nyawa orang lain dan berdalih membela agama. Semoga kita menyadari ada jalan terbaik untuk kesana.

“Hangatkanlah kasih itu dengan memberikannya pada sesama” (Yori)

Cukupkah hanya doa untuk perdamaian dunia

Posted On September 23, 2008

Filed under Renungan
Tag: ,

Comments Dropped leave a response

Tepatnya tanggal 21 September ini diperingati sebagai “hari perdamaian dunia”. tapi kok gaungnya seperti tidak terdengar sebesar namanya yah.

Hal yang cukup baik sich ketika di salah satu kebaktian yang penulis pernah ikuti ada himbauan bahwa segenap umat kristiani turut berdoa di hari itu untuk perdamaian dunia. Karena di dalam perdamaian pekerjaan Allah bisa dirampungkan dan pembangunan pekerjaan Nya bisa berjalan lancar, begitu selalu kira2 yang didengung2kan.

Cukupkah hanya berdoa untuk perdamaian dunia?jawabannya Tidak. Memang doa punya kekuatan yang besar tapi hanya berdoa dan tidak mengusahakan sesuatu untuk hal tersebut sama dengan bunyi gong yang bergemerincing sia sia. karena perdamaian dunia bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba, tapi sesuatu yang harus diciptakan atau di usahakan.

Inget gak cerita Tuhan tentang seorang yang terkapar dijalanan karena korban perampokan. Ada seorang Lewi datang kemudian berlalu begitu saja, kemudian seorang Imam melewatinya tetapi karena ketakutan terjadi apa2 kemudian sang Imampun berlalu dan hanya berdoa saja tapi kemudian datang seorang Samaria yang bukan hanya mendekati si korban, tapi mengangkatnya ke atas kuda kemudian membawanya ke tempat berobat, membayar pengobatannya dan bukan cuma itu saja bahkan dia mengatakan apabila uang pengobatannya kurang maka ia akan kembali lagi. TINDAKAN seorang samaria ini lebih dari doanya seorang Imam dan jelas bertentangan dengan seorang Lewi. perumpamaan diatas menggambarkan betapa doa saja sangatlah tidak cukup untuk hal2 yang besar apalagi sebesar perdamaian dunia.

Tindakan untuk perdamaian dunia bisa di mulai dengan tindakan damai dari diri sendiri kemudian tularkan pada keluargamu dan kemudian tetanggamu dan seterusnya.  Jangan ragu menjadi pemimpin2 yang bisa membawa damai di sekolah, di kuliah, di tempat kerja, dimana saja . Janganlah menjadi seorang penipu yang bersembunyi di tempat terang yaitu mereka yang rajin beribadah dan berdoa, tapi tidak pernah mengambil tindakan terhadap penderitaan orang lain apalagi perdamaian dunia. Semoga perdamaian dunia bukanlah menjadi mimpi saja tapi menjadi salah satu misi dalam kehidupan kita. Selamat Hari Perdamaian Dunia. Peace.

Honesty

Posted On September 8, 2008

Filed under Pengetahuan
Tag: ,

Comments Dropped one response

Sebait lagu dari Billy Joel tentang Honesty

If you search for tenderness
It isn't hard to find
You can have the love you need to live
But if you look for truthfulness
You might just as well be blind
It always seems to be so hard to give

CHORUS
Honesty is such a lonely word
Everyone is so untrue
Honesty is hardly ever heard
And mostly what I need from you
...............................

Lagu ini sempat mampir di kuping saat dengan beruntung berada
di salahsatu acara Mario Teguh Golden ways dengan tema yang
sama secara live.*yang tayang kemaren loh he he*
* Thanks to my dearest friend for the opportunity*
Thema ini begitu indah di dengar tapi begitu sulit untuk
dilaksanakan. Yups, semua orang sudah tahu bahwa kejujuran
itu baik,tapi kenapa ya sulit untuk dilakukan
*termasuk gw juga sich he he*. Kalo ingin tahu pointer2nya pak
mario teguh untuk tema ini bisa dilihat di salahsatu blog teman
kitadisini. 

Aku sih begitu mendengar bahasannya tentang honesty, jadi
teringat seorang temen yang pernah bilang tentang kejujuran.
Dia cerita, anggota sidangnya adalah hampir 330 jiwa.
1/2 nya lebih merupakan usia produktif dan bekerja.
Apabila semua berlaku jujur dan setia dalam memberikan
Perpuluhan misal 100 ribu/bulan saja, maka dalam sebulan
bisa terkumpul 15 juta/bulan dan 180 juta/tahun. Coba bayangkan
berapa banyak kalo ada yang memberikan lebih dari 100 ribu
/bulannya *wow..you will amaze with the numbers*
Andai uangku sebanyak itu..*halah,hilang fokus*.
So,dengan budget sebanyak itu bukanlah mustahil untuk sekedar
memperbesar tempat ibadah yang sudah sangat sesak *ada
yang ngerasa gak yah?he he* atau menambah fasilitas lainnya.

mungkin juga ada yang berpikiran kalau perpuluhan khan adalah
untuk misi,jadi tidak bisa diganggu gugat. Loh, bukankah dengan
memperbesar gereja merupakan tindakan iman akan lebih banyak
orang datang beribadah? bukankan itu juga bagian dari misi.
*ayo,yang setuju tolong angkat tangannya**gaya pendidik narsis*
yuk, kita mulai hari ini untuk jujur khususnya dalam hal ini,
seberapapun penghasilan kita * gaya Mario Teguh wanna be*.

"sesungguhnya apabila kita jujur dan setia dalam perpuluhan
niscaya Ia akan memberikan lebih dari yang kita
bayangkan"

Heart Break-ers

Posted On September 5, 2008

Filed under Pengalaman

Comments Dropped one response

Seorang temen pernah bilang ma gw kalo gw termasuk golongan orang yang disebut “Heart Break-ers”. katanya sih, istilah ini diperuntukan untuk orang yang  banyak bikin hati para wanita/pria sakit hati. gw sempet sewot sih karena gw sama sekali gak meraasa menjadi orang seperti itu.coba lu bayangin, istilah ini walau keren kan idem aja ma playboy/playgirls cap gomeh. gak banget pan.

mau gak mau ternyata gw mikirin juga kenapa dia bisa bilang begitu.apakah benar ada sekian wanita yang heart break karena gw. ada senengnya sih, ternyata ada juga yang perhatiin gw * gaya seleb ngarep*. tapi banyakannya kok aku ngerasa risih yah *argggghhhh*. bete bete ah…*gw feat dewiq*. halah.

masih kata temen gw ini, dia bilang kalo gw gak perlu kecil hati, toh mungkin juga banyak yang men-salah artikan maksud kebaikan seseorang hingga secara naluriah, kalo gak sesuai yang diinginkan jadi “heart break”..hiks hiks hancur hatiku mengenang dikau, menjadi keping2 setelah kau pergi…* gw feat dewa 19*. wkkwkwk.

walau begitu gw bersyukur punya sahabat yang bisa nasehtin,dicurhatin, n diutangin *wwkk gak sering kok* . saat2 kita sangat membutuhkan support,palagi saat2 kita sedang heart break, bicara dengan sahabat menjadi seperti setetes air di tengah kehausan yang sangat.

Halaman Berikutnya »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.